Montella Ungkap Ekspektasi dari Franck Ribery

Vincenzo Montella berharap Franck Ribery bisa menunjukkan penampilan paling bagusnya di Fiorentina. Tapi, dia tak bisa memastikan winger berumur 33 tahun ini bakal memainkan debut di pertandingan perdana Liga Italia kompetisi musim 2019-20 kontra Napoli.

Fiorentina resmi mengkonfirmasikan pembelian Franck Ribery, Rabu (21/8). Dia direkrut dengan cara cuma-cuma.

Bareng tim berjulukan La Viola, Ribery mengambil kesepakatan kontrak dengan durasi 2 tahun. Nilai kesepakatan kontrak ini dikatakan bisa sampai empat juta € permusim dengan tambahan bonus. Dia jua dipastikan bakal memakai jersey bernomor punggung tujuh di tim yang berbasis di Artemio Franchi.

“Franck Ribery bintang fantastis. Dia bersemangat dan kami percaya dia dapat menunjukkan tingkat performa paling bagusnya di sini, ” tutur Montella sebagaimana dilansir Football5star. com dari Sky Sports Italia.

Fiorentina diatur bakal memainkan laga perdana Serie A kompetisi musim 2019-20 kontra Napoli penghujung minggu ini. Montella tak dapat menegaskan bakal membikin Ribery memainkan debut ataupun tak di pertandingan itu.

“Kami bakal saksikan di dalam sejumlah hari menuju depan bagaimana respons latihannya. Ia bersemangat, namun kami tidak mau terburu-buru, ” katanya.

Winger berumur 36 tahun ini sebelumnya menyandang status cuma-cuma usai kesepakatan kontraknya selesai bareng Bayern. Penyebab umur dipercaya membikin tim Liga Jerman ini tak kembali mau memperbarui ikatan kerja sama.

Padahal, Ribery telah mengabdi sepanjang 12 tahun di Allianz Arena. Sepanjang itu, dia sudah menjuarai total 23 piala mencakup sembilan piala Bundesliga dan 1 Liga Champions.

Luka Jovic Tidak Sabar Main Bersama Hazard

Striker baru Real Madrid, Luka Jovic, telah tak sabar untuk dapat berlaga bersama Eden Hazard. Dia jua tidak berpikir nilai kepindahannya tak memberi tekanan lebih kepadanya.

Real Madrid dengan resmi memperkenalkan striker anyar yang direkrut pada jendela transfer musim panas ini. Ya, Rabu (12/6/2019), Luka Jovic resmi diumumkan di hadapan fans di Santiago Bernabeu.

Los Blancos mendatangkan pemain dari Serbia ini dengan mahar senilai 60 juta € ataupun lebih dari Rp 967 miliar dari Eintracht Frankfurt. Dia didatangkan untuk menambah daya gedor serangan yang sejauh ini cuma mengandalkan sesosok Karim Benzema.

Di samping Jovic, Madrid jua sudah mengamankan tanda tangan bintang Chelsea, Eden Hazard. Kepastian itu juga membuat dirinya mau main bersama winger tim nasional Belgia ini.

“Eden Hazard merupakan bintang luar biasa, salah 1 bintang paling baik dunia. Jelas menyenangkan dapat ada bersamanya di ruang ganti dan berlaga, ” tutur Luka Jovic dilansir Football5star. com dari Goal.

Besarnya nilai kepindahan Jovic jelas disebut bisa jadi tekanan untuknya. Khususnya di dalam urusan berkontribusi di gelanggang. Kendati begitu, dia menegaskan tak terdapat tekanan kayak ini.

“Harga transfer tak memberi tekanan sedikit lebih, serius aku tak berpikir tentang hal tersebut. Aku cuma memusatkan perhatian dengan apa yang aku kerjakan di gelanggang, ” tutur Jovic.

Eks Rekan Tidak Sangka Mohamed Salah Dapat Sehebat Saat ini

Eks rekan Mohamed Salah pada Chelsea yang jua mantan punggawa Arsenal, Ashely Cole tidak menyangka bintang dari Mesir ini dapat sebaik sebagaimana sekarang.

Cole serta Salah terdaftar sempat memperkuat Chelsea saat 2014 lalu. Salah kala itu bergabung menuju Stamford Brige dengan mahar sebelas juta pounds. Sayang pada kompetisi musim perdananya dia tidak berhasil adaptasi.

Menariknya mantan bintang Basel itu dimainkan Jose Mourinho kala berjumpa Liverpool saat 2014 lalu. Cole ingat betul kala itu dia sedikit bertanya-tanya kenapa bintang itu yang dimainkan.

“Saya kira sebelum laga, kami paham itu merupakan laga raksasa. Kami tidak diperkenankan menerima kekalahan sebab ini membuka Liverpool memenangkan trofi, ” tutur Cole sebagaimana dilansir football5star. com melalui dailymail, Senin (15/4/2019).

“Dan kala itu manajer turunkan bintang ke 2. Terdapat beberapa orang kayak Kalas, Salah, serta Schurrle, ” imbuh Cole.

Ditambahkan Cole, Salah pada nyatanya bisa menunjukkan jika dia bukanlah bintang sembarangan. “Ia menggunakan peluang guna menunjukkan diri. ” pungkas Cole.

Walau kesecara keseluruhan performa Salah di Stamford Bridge tidak berhasil sebab lantas dia lebih banyak ditransfer sebagai pemain pinjaman menuju tim lainnya.

Cole serta Salah balik lagi memperkuat satu tim kala berpetualang menuju Italia serta memperkuat AS Roma.

Bintang berumur 26 musim ini sekarang telah menjelma menjadi pemain pada Liga Inggris. Semenjak memperkuat The Reds dari 2017, dia sudah mencatatkan 51 goal dari 71 pertandingan.

 

Tentang Hudson-Odoi, Legenda Inggris Pertanyakan Keputusan Sarri

Eks ujung tombak tim nasional Inggris, Ian Wright, mempertanyakan keputusan pelatih Chelsea, Maurizio Sarri, yang tidak sering menggunakan Callum Hudson-Odoi menjadi starter.

Hudson-Odoi baru-baru ini menjalani pertandingan pertama bareng tim nasional Inggris saat menghadapi Republik Cheska di kualifikasi Euro 2020, Jumat (22/3/2019). Pemain sayap berumur 18 musim itu jadi pengganti Raheem Sterling saat laga sudah berjalan hingga menit ke-70.

Bareng Chelsea, Callum Hudson-Odoi cuma jadi pelapis Willian serta Pedro Rodriguez. Ia mencatat 19 pertandingan dan sebelas di antaranya sebagai pengganti selama kompetisi musim ini.

“Saya kira ia (Hudson-Odoi) satu dari sekian banyak bintang yang fantastis saat memenangi Piala Dunia bareng kesebelasan U-17 Inggris, ” tutur Ian Wright, sebagaimana ditulis Goal.

“Saya mendengar (pelatih tim nasional Inggris) Gareth Southgate menyatakan ia telah siap hingga tak menolak memboyongnya ke dalam tim serta telah mirip bintang tingkat internasional. Aku kira ini satu pesan guna mempertanyakan mengapa ia tak dimainkan. Pertanyaan ini ditujukan buat Chelsea serta pelatihnya (Maurizio Sarri), ” kata legenda Arsenal itu.

Callum Hudson-Odoi pernah menyampaikan niatan buat meninggalkan Stamford Bridge di jendela transfer Januari yang lalu. Bayern Munich sudah memperlihatkan minat tidak main-main, namun The Blues ngotot menjaga bintang belianya itu.

“Anda mengetahui jika ia telah siap. Minat dari Bayern Munich memperlihatkan jika ia telah siap. Mengapa ia tak diturunkan (oleh Sarri)? ” kata Ian Wright.

Unggul Atas Monaco, Atletico Melaju menuju 16 Besar

Atletico Madrid mengunci 1 tiket menuju fase 16 besar Liga Champions usai pada matchday ke 5, mereka menghajar AS Monaco. Hasil positif itu membikin mereka mengantongi 12 angka. Menang 3 angka melalui Borussia Dortmund yang saat tulisan ini tayang, baru bakal berlaga kontra Club Brugge.

Diego Simeone memanfaatkan formasi andalannya, 4-4-2. Dia tidak menurunkan Diego Costa pada sektor serang sebagai teman duet Antoine Griezmann. Simeone memutuskan buat memasang Angel Correa.

Goal perdana Atletico Madrid tercipta pada detik ke-87. Kala itu, Koke, leader Los Rojiblancos melakukan pergerakan pada luar jantung pertahanan AS Monaco. Dia melepas tembakan yang membentur pemain bertahan Monaco, Benoit Badiashile serta berubah arah. Bola yang berbelok tidak berhasil dihalau oleh penjaga gawang Monaco, Diego Benaglio. Goal itu jadi goal paling cepat Los Rojiblancos pada Liga Champions

Goal ke 2 Atletico Madrid dibuat oleh sang superstar, Antoine Griezmann. Goal ke 2 itu buah dari kecerdikan Angel Correa. Dia melakukan pergerakan pada lini sebelah kanan barisan defensif Les Monégasques sebelum mengirim assist yang disambar oleh Griezmann dengan kaki sebelah kiri.

Insiden menarik saat Thierry Henry, juru tak-tik Monaco mengerjakan pergantian penggawa. Henry menarik Moussa Sylla pada menit ke-55 yang diganti oleh Radamel Falcao. Kala Falcao masuk arena pertandingan, seisi stadion memberi sambutan hangat buat Falcao.

Mungkin lantaran dia tersanjung bersama sambutan hangat pendukung Atletico, dia tidak bisa menyarangkan goal kala jadi algojo tendangan penalti Monaco pada menit ke-83. Tembakan penalti Falcao tercipta sebab Stefan Savic melakukan handball. Sebuah pelanggaran itu berakibat kartu kuning ke 2 buat Savic.

Sampai sang pengadil Mattias Gestranius meniup peluit tanda pertandingan berakhir, score 2-0 menutup pertandingan itu. Pencapaian itu menegaskan AS Monaco tereliminasi dari Liga Champions.

2 Rival Indonesia Tak Sabar Kepingin Rasakan Atmosfer Penonton

Tim nasional U-19 Qatar serta tim nasional U-19 Uni Emirat Arab mengakui sudah tak sabar menikmati atmosfer penonton dari tuan rumah Indonesia di Piala Asia U-19 2018.

Perhelatan Piala Asia U-19 2018 resmi dibuka di Kamis (18/10/2018).

Serangkaian persiapan mulai dikerjakan tiap-tiap kesebelasan dalam jelang pertandingan pembuka Grup A.

Salah satu diantaranya hadir dari peserta Grup A Piala Asia U-19 2018, Qatar, serta Uni Emirat Arab (UEA).

Dilansir BolaSport. com melalui laman PSSI, Kamis (18/10/2018), manajer dari Uni Emirat Arab, Batelli Ludovic menyatakan, kesebelasannya bakal main bagus bila penonton penuh didalam stadion.

Seperti dilansir Ludovic, aksi pendukung jadi hal yang luar biasa untuk kesebelasannya yang bakal bermain vs Qatar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Kamis (18/10/2018) pukul 16. 00 WIB.

“Akan begitu menarik, saat pemain-pemain saya tampil dalam stadion yang penuh dengan penonton, ” tutur Batelli.

“Menurut saya amat bagus menyaksikan atraksi mereka di tribune serta team saya main bagus di rumput hijau. Ini amat luar biasa untuk bintang, ” jelasnya meneruskan.

Serupa halnya dengan Batelli Ludovic, manajer Qatar, Bruno Pinheiro pun mengutarakan anggapan serupa.

Diakuinya, bermain di hadapan pendukung tuan rumah Indonesia jadi pengalaman berharga untuk kesebelasannya.

“Turnamen itu dapat jadi pengalaman untuk anak-anak asuh saya. Itu bakal jadi pertama kalinya untuk mereka bermain di depan banyak orang, ” tutur Bruno.

“Saya amat puas dengan kondisi yang bakal dihadapi kesebelasan saya serta merasa tertantang untuk bermain, ” katanya.

PSM Makassar Fokus Dapatkan Lisensi AFC

PSM Makassar sekarang sedang memusatkan perhatian guna memburu lisensi AFC supaya bisa mentas pada kompetisi tingkat Asia kampanye musim selanjutnya. PSM tidak mau kecolongan sedang kayak tahun kemarin, yang mana mesti memberikan tiket Piala AFC diakusisi dengan Persija.

PSM yang berakhir pada tempat ke 3 Liga satu 2017 berhak guna 1 tiket babak laga pamungkas Piala AFC 2018. Tapi, karena tidak menembus verifikasi, Juku Eja terpaksa memberikan tiket ini diakusisi dengan Persija yang berakhir 1 level pada bawahnya.

Atas dasar ini, sekarang, PSM selalu menambal kekurangan yang masih ada didalam klubnya supaya bisa punya lisensi kesebelasan profesional melalui federasi sepakbola Asia, AFC.

Pasalnya, mungkin tim besutan Robert Rene Alberts ini bakal balik lagi memperoleh 1 tiket guna metas pada kompetisi tingkat Asia, bagus ini Liga Champions Asia mau pun Piala AFC.

Sekarang, PSM tengah bercokol pada tempat ke 2 papan klasemen sementara, tertinggal 3 angka melalui Persib yang ada pada pucuk.

Liga satu 2018 sekarang meninggalkan sepuluh pertandingan sedang, apabila bisa menjaga penampilan bagusnya, setidak-setidaknya keduanya bisa berakhir pada 3 raksasa di penghujung kampanye musim mendatang.

AFC sendiri punya 33 kriteria yang perlu diwarnai dengan satu tim supaya mendapat lisensi itu. Adapun kriteria tim tingkat A ini menurut 5 aspek, yaitu legalitas, keuangan, infrastruktur, SDM serta administrasi, dan sporting (pembinaan umur dini).

Seperti kabarnya Tribun Sebelah timur, Sekretaris PSM, Widya Syadzwina menerangkan jika pihaknya sudah mengoleksi banyak kekurangan melalui turnamen musim 2017 silam.

Wanita yang akrab dipanggil Winia ini optimistis, bersama diperpuatnya peningkatan, musim itu Juku Eja bisa melaju serta mendapat lisensi AFC Pro.

“Soal ini rombongan saya telah berupaya penuhi, ” tutur Wina, singkat.

Mantan Bintang PSS Akan Lelang Jersey untuk Korban Gempa Palu

Eks pemain bertahan PSS Sleman, Kristian Adelmund, memiliki rencana bakal melelang seragam guna memberi bantuan sasaran mala petaka gempa serta tsunami pada Palu dan Donggala, Sulawesi tengah, Jumat (5/10).

Suport masih mengalir pada para korban mala petaka gempa serta tsunami yang tengah melanda Palu serta Donggala.

Seperti yang diketahui gempa berkekuatan tujuh, empat skala richter mengguncang wilayah Donggala serta tsunami pada Palu.

Alhasil sedikit lebih dari 1000 orang meninggal dunia serta sisanya tengah dalam pencarian.

Menjadi bentuk kepedulianya kepada sasaran mala petaka alam yang tengah melanda daerah Sulawesi itu, Kristian Adelmund akan melelang seragam.

Pencapaian melalui pelelangan seragam bakal segera disalurkan pada pendukung Brigata Curva Sud (BCS) guna disalurkan pada para sasaran.

Di dalam pesannya, Adelmund memulai peluang pada fans PSS guna terlibat di dalam performa pelelangannya.